JAKARTA — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Gubernur Banten Andra Soni meresmikan Stasiun Jatake di Kabupaten Tangerang, yang diharapkan dapat mempercepat pengembangan kawasan dan perekonomian daerah setempat. Stasiun ini juga diharapkan menjadi bagian penting dalam sistem transportasi massal yang lebih andal di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa pemerintah mendorong pengembangan kawasan permukiman, industri, dan pusat kegiatan ekonomi yang terhubung dengan transportasi massal. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan harapan Presiden Prabowo Subianto yang ingin kereta api menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat. Selain itu, peralihan dari kendaraan pribadi ke angkutan umum bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan emisi, sekaligus menciptakan kota yang lebih tertata dan berdaya saing.
“Pengoperasian Stasiun Jatake ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendorong sistem transportasi massal yang dapat memperlancar pergerakan masyarakat Tangerang,” ujar Dudy.
Gubernur Banten, Andra Soni, menambahkan bahwa Stasiun Jatake bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan tersebut, mengingat sebelumnya stasiun-stasiun lain seperti Jurangmangu juga telah berperan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Andra berharap dengan adanya pengoperasian Stasiun Jatake, pembangunan sistem transportasi massal berbasis kereta di Banten dapat diperluas, termasuk memperhatikan kemungkinan pengaktifan kembali jalur kereta api di wilayah lain di Banten seperti Rangkasbitung-Pandeglang-Saketi-Labuan.
“Pengaktifan jalur tersebut akan mempercepat pertumbuhan ekonomi tidak hanya di Tangerang, tetapi juga di daerah-daerah lain di Banten,” tambah Andra.
Dengan diresmikannya Stasiun Jatake, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung program pengurangan kemacetan, dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, sejalan dengan upaya menjadikan kereta api sebagai pilihan transportasi utama bagi masyarakat.











