JAKARTA – Pasar komoditas global dan domestik bergerak agresif pada perdagangan Jumat (9/1/2026). Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali merangkak naik, sementara harga minyak mentah dunia melonjak tajam dipicu oleh memanasnya situasi geopolitik di Amerika Latin menyusul operasi Amerika Serikat di Venezuela.
Harga emas batangan Antam pada pagi ini tercatat melonjak Rp7.000 menjadi Rp2.577.000 per gram. Kenaikan ini membawa harga emas ke level tertinggi dalam sepekan terakhir, setelah sempat berfluktuasi di awal tahun.
- Harga Buyback: Harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam juga naik Rp6.000 menjadi Rp2.432.000 per gram.
- Faktor Pendorong: Kenaikan harga emas domestik mengekor penguatan emas dunia yang dipicu oleh tingginya permintaan aset safe haven. Investor cenderung mengamankan modalnya ke emas di tengah ketidakpastian geopolitik global dan penantian rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat.
Di pasar energi, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari melonjak lebih dari 3% ke kisaran USD 58,15 hingga USD 58,50 per barel. Lonjakan ini mengakhiri tren pelemahan yang sempat terjadi di awal pekan.
Pemicu utama kenaikan tajam ini adalah eskalasi ketegangan di Venezuela. Klaim Presiden AS Donald Trump terkait pengendalian sektor minyak Venezuela pasca-penangkapan Presiden Nicolas Maduro menimbulkan kekhawatiran serius akan gangguan pasokan global.
- Sentimen Pasar: Penangkapan pemimpin Venezuela dan blokade ekspor yang diberlakukan AS menyebabkan jutaan barel minyak tertahan, yang memicu spekulasi kelangkaan pasokan di pasar internasional.
- Faktor Tambahan: Selain isu Venezuela, risiko gangguan pasokan dari Iran dan dinamika konflik Rusia-Ukraina yang merembet ke sektor energi turut menambah tekanan beli pada kontrak minyak dunia.
Daftar Harga Emas Antam (9 Jan 2026)
| Pecahan | Harga (Belum Pajak) |
| 0,5 gram | Rp1.338.500 |
| 1 gram | Rp2.577.000 |
| 5 gram | Rp12.660.000 |
| 10 gram | Rp25.265.000 |
| 100 gram | Rp251.912.000 |












