Recent News

Recent News

Recent News

Legislator PDIP Desak RI Protes Keras Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, TB Hasanuddin, mendesak Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri untuk menyatakan sikap tegas menentang penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, oleh otoritas Amerika Serikat. Tindakan tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional.

“Landasan sikap Indonesia sudah sangat jelas dan tegas, yaitu mendukung kemerdekaan setiap bangsa dan menolak pelanggaran kedaulatan sebagaimana diamanatkan dalam Konstitusi UUD 1945,” ujar TB Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Purnawirawan jenderal bintang dua TNI ini menekankan bahwa Indonesia, sebagai penganut politik luar negeri bebas aktif, memiliki kewajiban moral untuk menjaga marwah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia mendorong pemerintah agar segera membawa persoalan ini ke koridor hukum internasional melalui perwakilan tetap di PBB guna menghindari preseden tindakan sepihak oleh negara kuat terhadap negara lain.

Selain aspek kedaulatan, Hasanuddin memperingatkan adanya ancaman nyata terhadap stabilitas ekonomi domestik. Mengingat Venezuela merupakan pemilik cadangan minyak terbesar di dunia, ketidakpastian politik di Caracas diprediksi akan memicu lonjakan harga minyak global.

“Pemerintah harus mewaspadai dampak ekonomi global dan menyiapkan skenario mitigasi. Jangan sampai fluktuasi harga energi ini mengganggu kesehatan fiskal APBN dan stabilitas ekonomi nasional kita,” tegasnya.

Hasanuddin juga menyoroti peristiwa ini sebagai refleksi bagi pertahanan nasional Indonesia. Menurutnya, keberhasilan pasukan asing menangkap seorang kepala negara di ibu kotanya sendiri menunjukkan adanya masalah serius pada legitimasi politik dan dukungan publik di negara tersebut.

“Ini menjadi pelajaran bahwa kedaulatan tidak hanya dijaga oleh kekuatan militer, tetapi juga oleh kepercayaan rakyat yang kuat dan soliditas nasional yang tidak tergoyahkan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Luar Negeri RI dilaporkan terus mencermati perkembangan di Venezuela dan menyatakan keprihatinan mendalam atas penggunaan kekuatan yang dapat mengganggu perdamaian kawasan.

Popular

Berita Terkini

“Melihat Fakta, Menyuarakan Nalar.”

Melalui jurnalisme yang hangat, kritis, dan objektif, kami berkomitmen untuk membangun ruang baca yang menumbuhkan kepercayaan dan menghidupkan nalar publik.

© 2025 LensaNalar.com. All Rights Reserved by PT. Skena Corps