Recent News

Recent News

Recent News

Pasca di Ultimatum Presiden Interim Venezuela Delcy Rodriguez Ajak AS Kerja Sama

JAKARTA – Peta politik Venezuela mengalami perubahan drastis dalam 48 jam terakhir. Menyusul operasi militer Amerika Serikat yang berujung pada penangkapan Nicolas Maduro, Presiden Interim (sementara) Venezuela, Delcy Rodriguez, secara mengejutkan menyerukan dibukanya lembaran baru hubungan diplomatik dengan Washington.

Dalam pernyataan resminya pada Senin (5/1/2026), Rodriguez yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden dan ditunjuk oleh Mahkamah Agung sebagai pemimpin sementara mengajak pemerintahan Donald Trump untuk bekerja sama dalam agenda pembangunan bersama.

“Kami memprioritaskan langkah menuju hubungan internasional yang seimbang dan saling menghormati antara Amerika Serikat dan Venezuela,” ujar Rodriguez melalui pernyataan yang dirilis di Caracas. “Kami mengundang pemerintah AS untuk berkolaborasi dalam agenda kerja sama yang berorientasi pada pembangunan bersama dalam kerangka hukum internasional.”

Sikap Rodriguez ini dianggap sebagai perubahan haluan yang signifikan. Selama bertahun-tahun, ia merupakan salah satu loyalis terkuat Maduro yang vokal mengkritik intervensi AS. Namun, dalam pidato terbarunya, ia menekankan pentingnya “kesetaraan kedaulatan” dan “non-intervensi” sebagai landasan untuk stabilitas nasional yang saat ini tengah berguncang.

Langkah ini diambil setelah pasukan khusus AS melakukan serangan udara dan menangkap Nicolas Maduro serta istrinya, Cilia Flores, pada Sabtu (3/1). Maduro saat ini dilaporkan berada dalam tahanan federal di New York atas tuduhan perdagangan narkotika dan terorisme.

Presiden AS Donald Trump merespon positif sinyal dari Caracas tersebut. Dalam keterangannya di Mar-a-Lago, Trump menyebut bahwa Rodriguez menunjukkan sikap “kooperatif.” Meski demikian, Trump menegaskan bahwa AS akan terus memantau proses transisi ini guna memastikan pemulihan demokrasi yang total.

“Kami ingin membantu membangun kembali negara itu, namun kami membutuhkan akses total, terutama untuk memastikan sumber daya minyak mereka dikelola demi kesejahteraan rakyatnya sendiri,” kata Trump.

Popular

Berita Terkini

“Melihat Fakta, Menyuarakan Nalar.”

Melalui jurnalisme yang hangat, kritis, dan objektif, kami berkomitmen untuk membangun ruang baca yang menumbuhkan kepercayaan dan menghidupkan nalar publik.

© 2025 LensaNalar.com. All Rights Reserved by PT. Skena Corps