JAKARTA – Kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, dipadati ribuan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Koalisi Ojol Nasional (KON) dan sejumlah komunitas mitra pada Kamis (15/1/2026). Aksi massa ini merupakan lanjutan dari aksi serupa yang dimulai sejak Rabu kemarin untuk menuntut kepastian regulasi dari pemerintah.
Massa aksi memusatkan titik kumpul di depan Balai Kota DKI Jakarta dan area sekitar Patung Kuda. Tuntutan utama mereka adalah mendesak pemerintah segera menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur legalitas ojek online sebagai transportasi umum, serta menetapkan batas maksimal potongan aplikator sebesar 10 persen.
“Kami hadir di sini untuk menagih janji terkait kesejahteraan mitra. Tarif yang ada saat ini tidak sebanding dengan biaya operasional yang terus meningkat,” tegas salah satu orator di atas mobil komando.
Akibat adanya konsentrasi massa, pihak kepolisian melakukan penutupan jalan secara situasional di Jalan Medan Merdeka Selatan. Arus lalu lintas dari arah Tugu Tani dialihkan menuju Jalan Budi Kemuliaan dan Jalan Kebon Sirih guna menghindari kemacetan total di jantung ibu kota.
Sebanyak 1.541 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya demonstrasi. Hingga siang ini, perwakilan massa masih menunggu kesempatan untuk melakukan audiensi dengan pihak otoritas terkait guna menyampaikan poin-poin keberatan mereka atas kebijakan tarif hemat yang dinilai merugikan driver.











