JAKARTA – Sugianto (31), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja sebagai nelayan di Korea Selatan, menerima penghargaan kehormatan langsung dari Presiden Korea Selatan atas aksi heroiknya menyelamatkan nyawa warga sipil. Penghargaan tersebut diserahkan dalam upacara resmi Tahun Baru 2026 yang berlangsung di Istana Biru, Seoul, Jumat (2/1/2026).
Aksi heroik Sugianto terjadi pada Maret 2025 saat kebakaran hutan hebat melanda wilayah Yeongdeok, Provinsi Gyeongsang Utara. Di tengah situasi genting, Sugianto secara sukarela menembus area bahaya untuk mengevakuasi tujuh warga lanjut usia (lansia) yang terjebak di pemukiman yang mulai dikepung api.
Presiden mengapresiasi keberanian Sugianto yang dinilai melampaui tugasnya sebagai warga asing dan menunjukkan nilai kemanusiaan yang luar biasa bagi masyarakat Korea Selatan.
“Saya benar-benar tidak menyangka aksi saya sampai diakui secara resmi oleh negara orang. Saat kejadian, saya hanya terpikir untuk membantu mereka yang tidak bisa menyelamatkan diri sendiri,” ujar Sugianto dalam pernyataannya yang dikutip pada Minggu (4/1/2026).
Kisah keberanian nelayan yang aktif di media sosial melalui akun TikTok @sugianto230520 ini tidak hanya menarik perhatian pemerintah, tetapi juga industri kreatif. Saat ini, kisah hidup Sugianto dilaporkan tengah dilirik oleh rumah produksi untuk diangkat ke layar lebar. Proyek film tersebut saat ini masih dalam tahap perencanaan awal.
Kejadian ini semakin mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan, sekaligus memperkuat citra positif pekerja migran Indonesia di mata internasional.












